Materi Kuliah Peralatan Jurnalistik (10)

SUSUNAN MATERI

PERALATAN LIPUTAN

Dokumentasi Liputan standar

–       Catatan

–       Sound Record

–       Visual Record

  • Foto
  • Video

Peralatan liputan tambahan

–       Kartu nama

–       Baju seragam

–       Buku saku

–       Kartu pers

PERALATAN LAPORAN

Peralatan laporan standar

–       Telefon

–       faximili

–       Telefon selular

–       Computer ( PC – laptop)

–       Jaringan internet (modem, hotspot, internet dan intranet)

Peralatan Laporan tambahan

–       Server data berita

–       Social media group (yahoogroup,blackberry)

–       System berita (server, jaringan dan lain-lain )

–       Software yang mendukung system informasi

Berdasarkan tempat dan penggunaan

  1. Peralatan lapangan
    1. Dalam kota
    2. Luar daerah
    3. Peralatan kantor
    4. Peralatan khusus
      1. Investigasi
      2. Wawancara dan jumpa pers
      3. Bencana
      4. perang

Berdasarkan jenis media

  1. Media cetak
  2. Media radio
  3. Media TV
  4. Media  online


 

PERALATAN LIPUTAN

Dokumentasi Liputan standar

–       Catatan

–       Sound Record

–       Visual Record

  • Foto
  • Video

Peralatan liputan tambahan

–       Kartu nama

–       Baju seragam

–       Buku saku

–       Kartu pers

Camera dan peralatan liputan itu adalah “istri” camera-person (campers). Harus disayang dan harus dirawat dengan baik. Amatiran yang dungu adalah yang membiarkan alatnya kotor tidak terawat, dibiarkan saja terbentur kesana sini, tercecer atau diperlakukan dengan kasar. Tidak perduli itu alat milik siapa, selama kita bekerja dengan alat itu, maka itu bagian dari kami. Alat yang baik akan memperlancar tugas, alat yang busuk membuat pekerjaan gagal total. Disini, camper yang tidak bisa memelihara alatnya akan dipandang dengan mencibir sebagai bagian dari sikap tidak paham atas profesi ini. Seseorang yang brilliant pintar setinggi langit tidak akan bisa apa apa jika alatnya rusak (inilah TV, yang berbeda dengan media cetak). Tanpa alat yg oke, kita tidak bisa apa apa.

Acuan standar memegang alat yang benar sbb:

  1. BACA ATURAN nya, lihat dan baca apa yg tertera dalam kemasan itu. Semua  instrument apapun punya acuan tertulis singkat cara pakainya seperti apa. Jangan sok tau tanpa membaca langsung dijalankan begini begitu karena akibatnya bisa fatal. Tulisan kecil yg ada dialat, gunanya dibaca dan memberi acuan TO DO yg benar.
  2. Jika ada langkah yg salah, pasti AKAN TERASA GANJIL, bisa itu keras, bisa itu kasar, bisa itu seperti dipaksa. Jika sampai ada indikasi paksaan, maka sudah pasti SALAH !. Ingat ini baik2: PASTI SALAH! DAN JANGAN DITERUSKAN. Jika langkah nya benar, pasti semuanya terasa mulus dan enak, tidak ada paksaan. Alat ini dikategorikan sebagai DELICATE EQUIPMENT, alat yg ringkih dan mudah rusak, juga mahal, karena itu perlakukan dengan hati hati.
  3. Jika ternyata ada kesalahan, segera kembali kelangkah semula, hentikan semuanya. Jangan main coba coba merubah ini itu seenaknya. Jangan utak utik semua parameter dan setting apapun disana tanpa dasar pengetahuan engineering yg baik. Jika ada yang dirubah, maka kembalikan ketempat semula.
  4. Apabila tidak paham, dan ragu, maka hubungi teman kalian yg paham bagaimana caranya, jangan diam saja lantas meneruskan coba-coba ini itu. Kesalahan akibat keteledoran akan membuat kerusakan fatal atau alat akan macet semua.

SEMUA ALAT HARUS DIMASUKAN DALAM TAS RANSEL, terkumpul jadi satu dalam satu tas bukan tercecer disana sini, bukan dititipkan reporter, teman, atau sopir, dan tidak diletakan dijok mobil, atau tempat lainnya. Hanya camera, tripod dan light kit yang boleh diluar tas ransel. ALAT TIDAK BOLEH DITINGGALKAN DIDALAM MOBIL !

PERALATAN STANDAR LIPUTAN yang biasanya dibawa untuk liputan visual

  1. Kamera
  2. Tripod
  3. Battere camera
  4. Microphone dan kabelnya.
  5. Lampu camera dan kabelnya.

Peralatan tambahan yang sebaiknya ada:

  1. Jaket kedap air (jaga jaga jika hujan)
  2. Utility Tools, tang lipat kecil.
  3. Selotip.
  4. Charger battere dan kabel (untuk liputan panjang/ keluar kota)

TIPS: supaya alat tidak hilang terlupa, jangan keluarkan semua alat dari tas ransel ketika tiba  dilokasi. Keluarkan saja yg perlu supaya tidak ada yg tertinggal dilokasi.

Liputan Luar Daerah

Persiapan, Tips, dan apa saja yg harus dijalankan selama liputan keluar kota:

Tas/ koper:

  1. Bawa dua tas saja yg muat seluruh isi bawaan kamu. Bawaan disini maksudnya  pakaian, plus peralatan. Jika membawa lebih dari lima tas terpisah, biasanya ada yg tercecer. Dan jika liputan didaerah abnormal, kalian akan mudah berpindah tempat dg cepat dan efisien karena hanya mengontrol isi satu tas saja, bukan beberapa buah.
  2. Buat check-list peralatan apa saja yg dibawa, dan buat juga daftar peralatan pribadi apa saja yg akan dibawa.
  3. Tas sebaiknya hard-case (rugged plastic). Ini penting, karena tas itu akan ditaruh di bagasi, BUKAN DIBAWA KEKABIN. Tas koper President misalnya, banyak tersedia dalam berbagai kapasitas litre yg disesuaikan. Koper berbahan plastic keras juga melindungi peralatan kalian dari hinpitan dan benturan keras.
  4. Pilih tipe koper memakai roda (sliding) dan folding handle bar, ini penting utk menghemat tenaga saat berpindah pindah. Liputan luar kota memakan tenaga extra, jadi simpan tenaga lain se efisien mungkin, kalian tdk tahu akan menghadapi suprise apa.
  5. Tas koper harus mempunyai locking nomor kombinasi. Ini lebih efisien dr pd gembok (biasanya bisa hilang entah kemana). Beri sabuk pengaman extra diluar koper untuk mencegah dibongkar org di airport, dan menahan beban. Hrs kalian sadari, koper crew TV lebih berat dibanding koper lainnya, jadi harus beri pengaman extra.
  6. Harus diberi kartu nama/ name tag disetiap tas yg dibawa. Pengalaman, jika tertukar oleh org lain, dia bisa menghubungi kita atau kantor. Ini langkah preventif mencegah brg hilang.
  7. Hindari pemakaian ransel carier utk camping yg besar. Karena tas ini harus dibawa kedalam kabin. Tidak bisa ditaruh dibagasi karena sifatnya yg lunak. Jika dimasukan peralatan, akan mudah rusak akibat benturan.
  8. Bagi ruang tas menjadi empat. Satu-dua untuk pakaian/ personal stuff. Satu  lagi untuk menyimpan peralatan spt charger battere, battere extra (kalian kan biasanya bawa dua-tiga batt utk satu kamera), kaset extra, kabel power, lighting extra, jack listrik, dll.
  9. Bawa satu tas ransel kecil, tipe Day-Pack yg dibawa masuk kabin. Isinya batere yg dilepas dari kamera, satu kaset extra, mic +kabel, buku bacaan/ majalah, walkaman, bahan2 riset dan peta tujuan perjalanan kalian, uang perjalanan, dan –jangan lupa—kacamata cengdem! Aku biasanya masukan satu bantal tiup utk tidur plus kacamata tidur. Dipesawat adl saat terbaik utk istirahat jika efek kerja semalam masih terasa capek. Dilokasi tujuan, komposisi isi ransel enga berubah dan bisa dipakai langsung liputan dilapangan setelah tas koper didrop di hotel. Total dihitung, barang yg kekabin adl kamera, tas daypack, dan mesin editing.Sedangkan yg ke bagasi, yakni satu tas koper dan satu tas tripod. Ingat jumlah ini, di airport, hotel, dan didalam mobil sewaan kalian cuma perlu menghitung jumlah fisik tas. Mudah-cepat.

Peralatan standar yg harus dibawa:

1.   Camera+Lighting (terpasang).

2.   Tripod komplit + tas + gembok kecil untuk tas tripod (cari yg dg nomor kombinasi).

3.   Mic + kabel seperlunya (handheld/ clipon).

4.   Extra adaptor jack buat audio: cowo+cowo, cewe+cewe, cowo+cewe.

5.   Bawa RCA kabel plus BNC adapter (utk video) , dan RCA audio adapter.

6.   Satu kabel audio utk split dari dua sources (CH1-CH2) ke satu output audio.

7.   Battere dua buah utk satu kamera. Charger satu buah + kabel power AC. Boleh jg siapkan kabel DC power suplai. Satu batere dibawa didalam kabin (just incase kalo pesawat kalian mau jatuh,, bisa buat dok nya kan)

8.   Kaset minimal 5 buah. Satu masuk dikamera, satu di daypack, sisanya dikoper.

Idealnya sepuluh buah.

9.   Kabel listrik gulung 5-10m, listrik adapter letter T, atau universal jack.

10. Seharusnya kalian juga bawa Stabilizer Pack, krn listrik didaerah tdk stabil watt-nya.

11. Laptop utk menulis berita dan editing terpisah, tdk boleh jadi satu.

12. Wajib bawa ussefull tools kit spt pisau mc.gyver itulah. Minimal, obeng dua mata.

Begitu tiba dilokasi tujuan, drop tas dihotel, langsung lakukan hal sbb:

  1. Wajib untuk memberi tahu Jakarta: hotel, no tel, no kamar.
  2. Setiap petang/ malam, kalian wajib mengirimkan proyeksi liputan ke Jkt, dilakukan minimal sehari sekali. Disini, AE atau produser akan memberi approval dan tambahan angle liputan. Dua jam sebelum jam tayang News kita, kalian sudah memberi laporan, dan kita bisa membuat keputusan cepat apakah perlu feeding apa tidak. Jangan abaikan ini.
  3. Paling tidak dalam proyeksi kalian sebutkan besok kalian akan bertemu siapa
  4. saja (terkait dg story), kelokasi mana saja tujuan kalian, dan rute mana yg kalian akan lalui. Ini langkah preventif untuk memudahkan Jkt mencari kalian jika putus hubungan sekian lama. Mohon, tdk menyepelekan ini.
  5. Kalian wajib mencek STO Telkom setempat disemua daerah liputan kalian yg akan didatangi. Laporkan ke Jkt: nomor telp, alamat STO dan frekuensi satellite yg dipakai. Kami akan masukan data itu kedala database transmisi sbg langkah persiapan jika kalian hrs uplink, berikut administrasinya. Feeding bisa dilakukan 24 jam, tapi administrasi harus disiapkan dijam kerja.
  6. Wajib membeli satu buku telp lokal. Artinya jika kita butuh wwc pelengkap/ data dsb, kita bisa cari dari dari situ. Jakarta bisa melakukan wwc per telp jika tahu siapa kontak disana  (polres, polsek, kodim, kodam, bupati, dll). Setibanya di Jkt, buku itu akan menjadi property redaksi.

Lainnya:

  1. Cek harga setempat utk biaya makan, hotel, telp, sewa kendaraan, dll.
  2. Cek situasi keamanan, bagaimana kriminalitasnya, kalian harus pilih tempat yg tdk jauh dari lokasi liputan tapi cukup aman menyimpan peralatan dan utk istirahat.
  3. Cek koneksi Bank. Jangan cuma bawa kartu ATM, bawa juga buku bank kalian. Buat rekening Bank: MEGA, BCA, BNI atau BRI. Pengalaman ku, begitu BCA macet, aku masih bisa pakai BNI atau BRI karena ada dikota kecamatan.
  4. Cek lokasi makanan. Kalian tidak fit kalo makan tdk bagus (ini juga bisa menghemat uang saku lho, hahaha!) Hati2 dengan harga yg ngemplang, tanyadg detail harganya sebelum terlambat sudah masuk mulut kalian.
  5. Cek adat istiadat setempat. Jangan sembarangan dengan tingkah polah kalian, karena bisa menyinggung adat setempat.
  6. Utk liputan daerah rusuh atau terpencil: kalian hrs bawa perbekalan makanan kecil sendiri dikota propinsi sblm masuk kepedalaman dikota kecamatan. Biasanya disana engga ada warung buka. Jangan lupa beli juga P3Kkit.
  7.  Cek kondisi listrik setempat. Jika tegangan listrik naik turun, tdk baik utk charger  battere. Atau listrik nyala-padam dalam tenggang waktu sekian jam. Artinya jika menyala, maka kalian hrs cepat2 charger battere.
  8. Cek sambungan telpon setempat. Dari pengalaman, banyak liputan menjadi basi hanya gara2 tdk paham bhw didaerah tujuan tidak ada sambungan telp.Jika tdk ada, cari pihak2 yg punya saluran telp spt Bupati, Kodim, Kapores, dll. Minta ijin memakai telp mrk, jangan sungkan. Liputan tsunami Aceh hari pertama hingga ketiga banyak yang tidak bisa kirim foto karena tidak ada sambungan telp. Hanya fotografer yang bawa telp satelit saja yang bisa mengirimkan foto, ini karena persiapan yang baik.

PERALATAN LIPUTAN

Peralatan laporan standar

–       Telefon

–       faximili

–       Telefon selular

–       Computer ( PC – laptop)

–       Jaringan internet (modem, hotspot, internet dan intranet)

Peralatan Laporan tambahan

–       Server data berita

–       Social media group (yahoogroup,blackberry)

–       System berita (server, jaringan dan lain-lain )

–       Software yang mendukung system informasi

November 5, 2012

Tags: