Kemilau Minangkabau 2014 : Lapas Biaro Tampilkan Cincin Ikek Batu

cincin.dari.lapas.biaroBukittinggi, kliksiar.com – Walau dibalik tirai besi, kreatifitas tak pernah mati. Itulah motto bagi warga binaan Lapas klas II A Bukittinggi. Hasilnya, beragam produk seni yang ekslusif lahir dari orang-orang terkurung ini tanpa suara.

Jika selama ini cincin dibuat dari mas, perak atau besi, oleh warga binaan ini mata cincin diikat dari batu pula. Ketekunan dan kesabaran dibalik tembok penjara, telah melahirkan karya yang sangat layak di apresiasi oleh berbagai pihak, terutama oleh pengambil keputusan dan masyarakat pecinta seni batu akik dan permata.

“Cincin batu inilah produk lapas bukittinggi, tidak ditemukan ditempat lain. Cincin ikat batu ini akan kami tampilkan di pameran batu akik dan kerajinan di Kemilau minang 2014 dihotel mercure Padang nanti” tutur Indra Nelfi, Kasi Bina Kerja Lapas Klas II A Bukittinggi di ruang kerjanya Rabu (10/12/2014).

Cincin ikat batu, begitulah produk ini disebut walau dibuat dengan peralatan yang sangat sederhana, puluhan warga binaan semangat untuk belajar cara membuatnya. Mereka yakin, kedepan kerajinan cincin batu ini akan mendapat sambutan pasar yang positif.

Cincin batu ini dibuat dari battu daerah kamang dan lumut aceh. dihias dengan tembaga atau perak dengan jenis ukiran khas minangkabau,kaluak paku, itiak pulang sanjo, dan lainnya.

“Sebagai produk baru, masyarakat banyak yang tak yakin bahwa batu akik juga bisa dijadikan bahan cincin, karena selama ini pecinta batu akik hanya tahu ikat permata atau batu akik dengan perak,suasa, tembaga dan lainnya” ujarnya.

Cincin batu inilah yang diyakini mencuri perhatian penggemar batu akik di pameran Kemilau minang 2014.

Saat pameran kemilau minangkaau tanggal 19-21 nanti, Lapas klas II A Bukittinggi, telah menyiapkan 500 buah cincin akik dan permata, yang berasal dari daerah alam Sumatra Barat.

“Semua cincin ini dibuat oleh ratusan warga binaan kami dengan rasa, karsa dan karya” ujar Indra.

Diantara produk batu akik yng akan ditampilkan diantaranya, lumuik suliki, lumuik sungai dareh, batu bergambar, serta batu suiseki.
Cincin ikat tempurung, paralon, juga unik dan langka dijual dipasaran juga ikut di pamerkaan.

Tak hanya itu, kalung perak dengan liontin batu akik dan permata diyakini akan menarik perhatian pengunjung Kemilau minang 2014 nanti.
Tanduk kambing hutan dijadikan liontin dan dikalungi oleh rantai perak koto gadang, sengat menarik dan langka ditemukan dipasaran.

Warga binaan lapas Bukittinggi juga menyatakan kesiapannya mengikuti berbagai kontes batu yang diselenggarakan panitia.

Beberapa produk cincin dan meja akar kayu sedang menunggu sentuhan akhir untuk diikutkan dalam kontes kemilau minang 2014 dihotel Mercure Padang.

“Semangat warga binaan saya untuk ikut pameran ini sangat besar, sungguh diluar dugaan saya” tambah Indra Nelfi.(rel)

 

sumber : klik siar

google_ad_client = “ca-pub-2755775210036421”;
google_ad_slot = “6321325190”;
google_ad_width = 336;
google_ad_height = 280;

December 23, 2014