Melihat SMKN 1 Ranah Pasisia

Melihat SMKN 1 Ranah Pasisia

Warga sekitar sekolah SMKN 1 Ranah Pasisia, lebih mengenal sekolah ini sebagai sekolah pertanian. Padahal sekolah di lahan yang luas tersebut juga telah tumbuh menjadi sekolah berbasis Informasi Teknologi.

oleh : Tandri Eka Putra

Tiba – tiba mobil ini terasa berat. Ban sebelah kiri ternyata telah kehabisan angin. Memang dari Kota Padang, sudah terasa agak kurang angin, namun dari sejak berangkat Subuh belum ditemukan bengkel untuk membuat angin ban menjadi stabil.

Ban tersebut terpaksa diganti dengan ban serap. Malangnya dongkraknya tidak sanggup menahan berat ban mobil, namun warga di daerah Balai Salasa, Pesisir Selatan sudah datang membantu. Mereka tidak hanya sekedar melihat tapi juga mencarikan dongrak yang mampuni.

Sambil membongkar ban dan nyantai, kami menanyakan apakah SMKN 1 Ranah Pasisia masih jauh?. Aneh 5 orang yang ada di lokasi dekat sekolah itu tidak satupun yang langsung menyahut. Mereka diam. Lalu ditanya lagi, sekolah dengan lahan pertanian dekat bukit. “Ooo itu sekolah pertanian, dekat dari sini,” sebut mereka.

Setelah mengucapkan terimakasih atas semua bantuan, perjalanan kami lanjutkan. Ganti ban mobil tidak makan waktu lama, karena dibantu dengan guru SMKN 1 Ranah Pasisia yang datang dengan muridnya kami harus segera ke sekolah. “Makan dulu kita,” kata pria yang akrab dipanggil pak Os.

* tulisan ini belum selesai

March 20, 2017

Tags: