Bule Jualan di Ajang Bali Spirit Festival

Tidak hanya warga lokal yang membuka stand souvenir di Bali Spirit Festival. Bahkan banyak bule, menjual berbagai produk khas dari berbagai daerah dan disajikan dengan keunikan sendiri.

Salah satunya, toko Natice American Moccasins, yang memajang produk khas Amerika dan China. Seperti sarung dari kulit dan batu gook.

Pemilik stand Native American Moccasins sedang memersiapkan standnya di Bali Spirit Festival 2018

Batu yang bercahaya dalam gelap dipercaya untuk membantu kesehatan tubuh dengan potensi alam.

Batu giok, Yeh Ming Zhou atau moon bright pearl adalah dragon pearl. Nama : Jory

Seorang pengunjung melintasi stand Earth Cafe dan Market yang menjual makanan organik

Toko sapu-upcycle menjual produk- produk daur ulang yang telah diolah kembali. Menarik perhatian seperti penjualan cicin dengan menggunakan mata dari papan sirkuit telfon selular.

Menurut Rudy Grack, mereka menggunakan bahan bekas dan mengolah supaya bernilai baik.



Berdagang bahan daur ulang juga dilakukan organisasi Triupcycle, dengan menjual sapu tangan.

“Seluruh hasil penjualan kami donasikan untuk organisasi peduli lingkungan di Indonesia,” kata Anisa di stand.

Ia menyebutkan bahan saputangan berasal dari sprei bekas hotel, dipilih dan diolah kembali, lalu diberi warna alami untuk tetap menjaga lingkungan.

Selain itu beberapa bule juga berdagang pakaian senam yoga, kain pantai, souvenir khas India, makanan dan minuman. Terdapat duapuluhan stand termasuk sponsor. Berikut terlampir beberapa foto stand di Bali Spirit Festival 2018. (*)

 

Stand Earth Bottles Bali yang menjual produk botol minuman yang peduli Lingkungan di Bali Spirit Festival 2018

Little India, menyediakan pernak pernik khas India

Stand perhiasan yang banyak disukai pengunjung wanita di Bali Spirit Festival 2018

Stand pakaian dan pernaik pernik wanita

 

 

April 7, 2018

Tags: , ,